“If you can offer a free tier that provides a lot of value, it will naturally help your product to spread much more rapidly.”
-Melanie Perkins, Co-founder of Canva
Profile
Saat ini Program studi Teknik Industri memperoleh Akreditasi A yang telah ditetapkan oleh BAN-PT dan tercantum dalam keputusan No. 1613/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2018, berlaku sejak 26 Juni 2018 sampai dengan 26 Juni 2023.
- Dosen
Pada tahun akademik 2020/2021, jumlah dosen tetap PSTI sebanyak 32 orang, sedangkan jumlah mahasiswa adalah 678 maka rasio jumlah dosen tetap terhadap jumlah mahasiswa adalah 1:21. Dosen tetap yang berlatar belakang pendidikan S2 sebanyak 16 dosen atau 50% dan berlatar belakang pendidikan S3 sebanyak 16 dosen atau 50%. Dosen tetap yang sudah memiliki sertifikat pendidik profesional adalah sebanyak 22 dosen atau 68,75%. Jabatan akademik dosen tetap Program Studi Teknik Industri terbagi menjadi 13 dosen dengan jabatan Asisten Ahli (ASA) atau 37.5%, 12 dosen dengan jabatan Lektor (L) atau 38%, 6 dosen dengan jabatan Lektor Kepala (LK) atau 18,75% dan 2 dosen dengan jabatan Guru Besar (GB) atau 6%. Dosen yang berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia industri, atau dunia kerja sebanyak 8 orang atau 16,3%. Dosen Prodi Teknik Industri sudah ada yang mendapatkan Sabbatical Leave di Amerika Serikat dan sudah banyak yang mendapatkan Hibah Penelitian dan PKM.
- Kurikulum
Prodi Teknik Industri telah melaksanakan kurikulum KKNI yang berbasis OBE sejak tahun 2015. Hingga saat ini, terdapat lulusan dari tiga Angkatan yang telah menerima pengajaran menggunakan kurikulum OBE, yaitu Angkatan 2015, 2016 dan 2017. Sejak mengikuti program akreditasi IABEE, maka kurikulum TI Usakti juga telah disusun dengan mengacu kepada standar BAN-PT, BKSTI dan IABEE, serta telah disesuaikan dengan perkembangan keilmuan di bidang Teknik Industri. Proses pembelajaran kurikulum Teknik Industri juga telah menggunakan berbagai metode pembelajaran, seperti diskusi kelompok, studi kasus, pembelajaran berbasiskan proyek, praktikum terintegrasi, studi lapangan dan berbagai Teknik pengajaran lain yang mendukung ke arah ketercapaian Profil Profesional Mandiri. Praktikum Terintegrasi Perancangan Industri Manufaktur I sampai III, dan mata kuliah capstone design Perancangan Industri Manufaktur dan Jasa merupakan salah satu keunikan dan unggulan Prodi TI, dimana pada mata kuliah ini mahasiswa melakukan pembelajaran dan praktek yang melibatkan semua laboratorium di TI dan mensimulasikan situasi nyata yang terjadi pada industri manufaktur dan jasa. Prodi TI juga telah menginisiasi kuliah Kewirausahaan berbasis Teknologi dengan kurikulum internasional dari Wadhwani Foundation yang sekarang menjadi mata kuliah universitas dan diikuti oleh beberapa Prodi di Universitas Trisakti.
- Penelitian
Penelitian pada Prodi Teknik Industri FTI telah dilaksanakan berdasarkan peta jalan yang mengacu kepada peta jalan penelitian universitas. Pelaksanaan penelitian dosen juga telah melibatkan mahasiswa yang melakukan Tugas Akhir. Pada tahun 2019/2020 terdapat 10 orang Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan penelitian Dosen Tetap TI.
Rekam jejak hasil penelitian dosen selama lima tahun terakhir menunjukkan tren kenaikan. Dari profil Sinta, Prodi Teknik Industri Usakti saat ini berada pada posisi ke 35 dari 258 Prodi TI seluruh Indonesia. Gambar berikut menunjukkan peningkatan jumlah publikasi yang terindeks Scopus sejak tahun 2009. Kualitas hasil publikasi juga menunjukkan peningkatan dengan dihasilkannya beberapa publikasi dosen dengan peringkat Q1 dan Q2 dalam 2 tahun terakhir. Jumlah dosen tetap yang teregister pada SINTA adalah sebanyak 23 orang, belum termasuk dosen Magister TI yang sebenarnya juga adalah dosen Prodi S1.
Hingga saat ini, jumlah dokumen yang tercatat pada Google Scholar adalah sebanyak 474 dokumen hasil publikasi karya ilmiah dan penelitian dengan jumlah sitasi sebanyak 658. Jumlah publikasi yang tercatat pada lembaga pemeringkat Scopus sebanyak 56 dengan jumlah sitasi sebanyak 54.
- PKM
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Program Studi Teknik Industri pada tahun ajaran 2019/2020 sudah sesuai dengan rencana induk PKM Universitas Trisakti. Terdapat 20 kegiatan PKM yang telah dilakukan untuk masyarakat industri/perusahaan dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Hasil analisis keberhasilan pencapaian standar mutu terkait PKM: memiliki peta jalan yang memayungi tema PKM dosen dan mahasiswa serta hilirisasi/penerapan keilmuan program studi, Dosen dan mahasiswa melaksanakan PKM sesuai dengan beberapa peta jalan, 95% (19 dari 20) kegiatan PKM yang dilaksanakan telah melibatkan dosen dan mahasiswa, 100% PKM di DTPS (20 PKM) telah dievaluasi dan dalam tahap tindak lanjut sesuai dengan keilmuan program studi. Terdapat dua Hibah PKM dari Kemenristek Dikti yang berhasil didapatkan oleh Dosen Teknik Industri. Semua kegiatan PKM yang dilaksanakan juga relevan dengan pengembangan keilmuan pada program studi Teknik Industri. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan PKM ini adalah HKI berupa 5 buah Hak Cipta yang melibatkan mahasiswa. Pelaksanaan PKM tahun 2020/2021 dengan adanya aturan yang mengikat tentang pelibatan mahasiswa diharapkan bisa 100 persen melibatkan mahasiswa.
- Mahasiswa dan alumni
Pertumbuhan mahasiswa baru berfluktuasi dimana mulai 2016/2017 sampai dengan 2018/2019 cenderung menurun, kemudian pada 2018/2019 naik namun kemudian menurun lagi pada 2019/2020. Jumlah mahasiswa baru terbesar pada 2016/2017 sebesar 238 mahasiswa, sedangkan jumlah terkecil pada 2019/2020 dengan jumlah mahasiswa baru adalah sebanyak 124 mahasiswa. Terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru pada 2019/2020 disebabkan karena calon mahasiswa banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri, dengan demikian PSTI mempunyai kesempatan yang tinggi untuk menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas. Jumlah minat calon mahasiswa pada PSTI dalam kurun 3 tahun terakhir mempunyai kecenderungan yang meningkat. Bahkan jumlah minat calon mahasiswa tertinggi pada 2019/2020 sebesar 884 jumlah pendaftar. Hal ini menggambarkan minat calon mahasiswa ke PSTI selama tiga tahun terakhir adalah sangat baik. Program Studi Teknik Industri saat ini belum memiliki mahasiswa asing.
Prodi Teknik Industri juga menyediakan wadah Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa): a. Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, yang mewadahi mahasiswa di tingkat PSTI; b. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTI, yang mewadahi mahasiswa di tingkat Fakultas Teknologi Industri; c. Kepresidenan Mahasiswa (PRESMA) yang mewadahi mahasiswa di tingkat Universitas. Pada tahun 2019/2020 Ketua Kepresidenan Mahasiswa Dinno Ardiansyah adalah mahasiswa Teknik Industri dan pada tahun 2018/2019 Ketua Kongres Mahasiswa adalah mahasiswa Teknik Industri Carissa Diljan. Ormawa menyediakan kesempatan kepada mahasiswa seluas-luasnya untuk mengembangkan penalaran, minat, dan bakat mahasiswa. Selain berupa wahana, Universitas Trisakti juga memberikan dukungan pendanaan dan pelatih. Bimbingan karir dan kewirausahaan, serta layanan pemagangan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa baik dari segi hard skill maupun soft skill dalam menghadapi dunia nyata. Berbagai layanan atau program telah dilakukan yang meliputi penyebaran informasi magang, informasi peluang kerja, Bursa Kerja / Job Fair, Bursa Kerja Online, Rekrutmen, Pelatihan, Seminar dan Workshop. Kualitas dari layanan ini diukur berdasarkan jumlah kegiatan dan jumlah partisipasi perusahaan dan mahasiswa. Mahasiswa program studi Teknik Industri telah melakukan magang di berbagai perusahaan. Perusahaan tempat kegiatan magang mahasiswa program studi Teknik Industri meliputi:
- PT ANGKASA PURA II (Persero) yang melibatkan 2 mahasiswa (Bella Patricia dan Martulan S. Naibaho),
- PT Asabri melibatkan 1 mahasiswa (Christina Athalia Auberty), PT. Bank Tabungan Negara melibatkan 1 mahasiswa (Dominica Btari Widita),
- PT Telkom melibatkan 1 mahasiswa (Nadya Tamara Genta Maharani), PT. Perum LPPNPI / Air Nav melibatkan 4 mahasiswa (Yulia Balqis Putri Utami, Samuel Niko, Hafidz Qusyairi, dan Reffita Mesya Nirmalasari), PT. Jakarta Industrial Estate Pulogadung melibatkan 1 mahasiswa (Imam Norvandra Perwira),
- PT Jasa Marga melibatkan 1 mahasiswa (Nesya Dwi Permata), PT. Perusahaan Gas Negara Tbk melibatkan 1 mahasiswa (Fhijriah Belinda),
- PT Pertamina melibatkan 10 mahasiswa (Robiatul Kamila, Vincent jonathan echizha, Mahmuddin, Charmelita Dhita Oktivia, Jonah Mario Simorangkir, Audinia Anggraeni, Nurul Fitriana, Shafira Medina Cahyaningratri, Rahmat Arismunandar, dan Yosep Ferdinan),
- PT Pupuk Indonesia melibatkan 4 mahasiswa (Lucyana Volahray N, M. Afif Kurniawan, Bramantyo Bimo, dan Ida Ayu Putu Sekarningtyas Putri),
- PT Askrindo Insurance melibatkan 3 mahasiswa (Tri Andriyan, Jemy Loras Ponelsar, dan Tri Andriyan),
- PT Aneka Tambang, Tbk melibatkan 1 mahasiswa (M. Fahrunas).
Layanan kegiatan presentasi dan rekrutmen untuk sarjana baru juga telah dilakukan yang melibatkan perusahaan OJK, Bank BJB, PT Karier Komunika Pratama, PT Putra Perkasa Abadi, PT KAO Indonesia, PT Softem Mitra Indonesia, PT Holcim Indonesia. Sedangkan layanan job fair pada bulan April tahun 2019 melibatkan PT Hon Chuan Indonesia, Kawan Lama Group, PT Thriveni, PT Lotte Shopping Avenue Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Ruang Guru, PT Aegin Prima Solusi, PT Indomobil Finance Indonesia, PT Indobara Bahan, PT Takari Kokoh Sejahtera, Bank Mas, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Santa Great Industry, PT Bintang Energi Lestari, PT Arianto Darmawan, Sentral Cargo, Bank Bjb, PT Bank Index Selindo, PT Asuransi Raksa Pratikara, BNI Life Insurance, Universitas Mercu Buana, Sf Consulting Tax & Business Solutions, Karir.Com- Ccai, Bank Uob, Porto Indonesia Sejahtera, PT Infonet Mitra Sejati, PT Dika-Pede, PT Rifan, Iq Education, Tele Aktiva Jaya, PT Cellcius Indoperkasa (Zelltech), dan Foresight Consulting.
Layanan bimbingan kewirausahaan kepada mahasiswa dilakukan dengan memberikan baik pelatihan bisnis, kuliah kewirausahaan, maupun Praktikum Industri Manufaktur yang dikelola oleh laboratorium Perancangan Organisasi dan Bisnis. Universitas Trisakti melalui UPT Pemagangan dan Hubungan Alumni melengkapi data Alumni Usakti, melalui studi penelusuran Alumni (tracer study). Penelusuran lulusan dilakukan dengan cara meminta lulusan dan pengguna lulusan untuk mengisi kuesioner yang telah disediakan pada https://tracerstudy.trisakti.ac.id/. Adapun isi dari kuesioner mencakup pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan daya saing dan kinerja lulusan. Sebelum mengisi kuesioner, responden (lulusan atau pengguna lulusan) diminta untuk melakukan registrasi, verifikasi dan validasi. Setelah kuesioner diisi dilakukan interpretasi dan analisis data yang terkumpul. Hasil tracer study ini akan digunakan untuk memberikan umpan balik (feedback) bagi penyempurnaan kurikulum Usakti, evaluasi capaian kinerja, visi misi, tujuan dan sasaran. Jumlah lulusan yang terlacak sebanyak 127 lulusan dari total 365 lulusan yang merupakan lulusan pada 2016/2017 hingga 2018/2019. Berdasarkan hasil tracer study diketahui bahwa lulusan prodi Teknik industri memiliki tingkat kesesuaian bidang kerja yang cukup tinggi













